Desain Blockchain Berbasis Intensi: Apa Itu dan Mengapa Semua Orang Membicarakannya?

Sistem berbasis intensi memungkinkan pengguna mendelegasikan tugas-tugasnya kepada “solver” untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan privasi.

Mar 01, 2024
|

Pokok Bahasan

  • Arsitektur berbasis intensi menyederhanakan interaksi pengguna yang memungkinkan mereka menyampaikan intensinya dan memercayakan detail eksekusinya kepada solver serta meningkatkan pengalaman pengguna dalam ekosistem blockchain yang kompleks.
  • Munculnya layanan intensi oleh protokol seperti Anoma, CoW Swap, dan Uniswap X menjanjikan optimalisasi transaksi, yang berpotensi menghemat biaya dan waktu transaksi.
  • Privasi dan keamanan pun meningkat karena pengguna cukup memberitahukan tujuan akhirnya tanpa mengungkapkan langkah-langkah secara detail, dengan mengandalkan jalur solver yang mapan dan telah teruji untuk memastikan transaksi yang lebih aman.
  • Terlepas dari kelebihannya, diperlukan perimbangan yang baik antara efisiensi solver dan privasi pengguna, dengan risiko sentralisasi dan potensi hilangnya kendali yang menimbulkan tantangan terhadap etos desentralisasi blockchain.

Apa Itu Intensi dalam Dunia Blockchain dan Kripto?

Dalam dunia blockchain dan kripto, ‘intensi’ mengacu pada maksud dan tujuan tertentu yang akan dicapai pengguna dalam ekosistem blockchain. Intensi adalah hasrat seseorang untuk mencapai tujuannya. Secara umum, transaksi secara eksplisit mengacu pada ‘bagaimana’ suatu tindakan harus dilakukan, sedangkan intensi mengacu pada ‘apa’ yang diinginkan dari tindakan itu.

Misalnya, jika suatu transaksi mengatakan “Lakukan A lalu B dan bayar C untuk mendapatkan X”, suatu intensi mengatakan “Saya ingin X dan saya bersedia membayar C”. Pengguna menyampaikan intensinya kepada suatu layanan lalu mendelegasikan tugas tersebut kepada “solver” — dapat berupa orang, bot AI, atau protokol lain atau sistem berbasis intensi — untuk melakukan tindakan yang diperlukan guna memenuhi intensi tersebut.

Perbedaannya adalah, hingga saat ini, pengguna melakukan tindakan ini sendiri dengan semua langkah tentang cara menyelesaikannya, seperti memilih platform untuk melakukan jual-beli, dan pada waktu serta berapa tarifnya.

Dengan intensi, pengguna cukup menyatakan tujuannya dan caranya “bagaimana” diserahkan kepada solver. Pendekatan berbasis intensi memprioritaskan pengertian tentang hasil atau tujuan yang diinginkan pengguna, bukan berfokus pada proses langkah demi langkah dalam transaksi blockchain. Pendekatan ini bertujuan menyederhanakan interaksi blockchain agar lebih intuitif dan lebih mengutamakan pengguna.

Dengan ribuan mata uang kripto yang tersedia — ditambah sederet blockchain Layer-1, Layer-2, dan sekarang Layer-3 (juga protokol Layer-0), serta jembatan dan solusi interoperabilitas untuk menghubungkan berbagai chain dan sistem — makin sulit bagi pengguna untuk secara intuitif mengetahui tempat terbaik untuk melakukan transaksi atau bahkan untuk sekadar mengetahui pilihan apa saja yang tersedia.

Solusi intensi menawarkan untuk membantu pengguna mengatasi hal ini, misalnya dengan menghemat biaya gas atau mengeksekusi transaksi dengan tarif yang paling menguntungkan

Cara Kerja Sistem Berbasis Intensi

Menyatakan Intensi

Tiap platform menggunakan terminologi masing-masing untuk menggambarkan konsep intensi, tetapi ide dasarnya sama saja.

Sebagian besar protokol berbasis intensi memulai prosesnya dengan sistem “deteksi-intensi”, yaitu pengguna mengungkapkan intensi yang diinginkan secara terbuka. Dalam istilah blockchain, platform deteksi ini menyerupai mempool — tahapan transaksi yang menunggu diproses.

Suatu intensi dapat melibatkan tugas seperti mengonversi BTC menjadi koin stabil pada chain yang berbeda dengan berbagai usulan tugas mulai dari yang sederhana hingga yang rumit dengan persyaratan ketat.

Merespons Intensi

Intensi dikirim ke lokapasar solver yang akan merespons intensi tersebut. Solver akan mengambil intensi jika biaya yang ditawarkan dapat diterima.

Siapa Saja yang Menawarkan Layanan Berbasis Intensi?

Anoma

Protokol Anoma, yang memperkenalkan konsep intensi berbasis blockchain, menyediakan “infrastruktur berbasis intensi”. Infrastruktur ini dirancang untuk memenuhi berbagai permintaan dan memungkinkan layanan lainnya menyelaraskan berbagai intensi dengan jaringan solver. Infrastruktur berbasis intensi Anoma bertujuan memfasilitasi kesesuaian intensi pengguna dengan solver di berbagai aplikasi dan skenario.

CoW Swap

CoW Swap adalah antarmuka pertama yang dibangun di CoW Protocol yang memanfaatkan batch lelang dan Coincidence of Wants (CoW) yang secara struktural memberikan harga yang lebih baik, menghemat biaya gas, dan mengurangi risiko eksekusi. CoW Protocol adalah protokol agregasi meta-DEX yang bertujuan memberikan harga yang lebih baik kepada pengguna dalam perdagangan mata uang kripto. Protokol ini menggunakan intensi jual-beli dan batch lelang untuk mengoptimalkan jalur eksekusi jual-beli.

Ketika pengguna menyampaikan intensi jual-beli, intensi ini dikelompokkan dengan intensi jual-beli lainnya yang menunggu dalam sebuah batch. Solver, sebagai entitas pihak ketiga, bertanggung jawab menemukan jalur eksekusi terbaik untuk intensi jual-beli tersebut. Protokol mencari CoW di dalam batch untuk mencapai harga yang optimal. Jika CoW tidak ditemukan, solver menjelajahi berbagai sumber likuiditas, termasuk AMM, agregator DEX, dan market maker pribadi, untuk menemukan harga terbaik bagi intensi jual-beli tersebut. Dengan arsitektur pendelegasian eksekusi jual-beli ini, CoW Protocol bertindak sebagai agregator meta-DEX.

Uniswap X

Uniswap X adalah protokol baru sumber terbuka berbasis lelang tanpa perantara (GPL), yang dirancang untuk menyempurnakan perdagangan on-chain dan meningkatkan swap dengan kustodian mandiri. Uniswap X bertujuan memberikan harga yang lebih baik dengan menggabungkan sumber likuiditas, swap bebas gas, dan perlindungan terhadap Maximal Extractable Value (MEV), ditambah lagi dengan tidak adanya biaya untuk transaksi yang gagal sehingga meningkatkan swap bagi pengguna.

Uniswap X bertujuan mengatasi kompleksitas perutean on-chain dengan mengalihdayakan kompleksitas ini ke jaringan terbuka filler pihak ketiga yang kemudian bersaing untuk mengisi swap menggunakan likuiditas on-chain seperti pool AMM atau inventaris privatnya. Semua order didukung dengan Uniswap Smart Order Router, yang memaksa filler bersaing dengan berbagai versi Uniswap.

Swap bebas gas dan tidak ada biaya untuk swap yang gagal tersedia di UniswapX, yang memungkinkan swapper menandatangani order off-chain dan selanjutnya dikirim secara on-chain oleh filler yang menutup biaya gas atas nama swapper, sehingga swapper tidak harus memiliki token asli jaringan (misalnya memperjualbelikan ETH) dari blockchain yang mendasari (atau mengeluarkan biaya untuk transaksi yang gagal). Filler memasukkan biaya gas dalam harga swap dan mengoptimalkan biaya transaksi dengan menggabungkan beberapa order sehingga mampu bersaing untuk mendapatkan harga yang paling menguntungkan.

Manfaat dan Kelemahan Layanan Berbasis Intensi pada Blockchain

Sistem berbasis intensi di dunia blockchain menawarkan sejumlah manfaat yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna (UX), berpotensi mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan privasi dan keamanan.

Meningkatkan Pengalaman Pengguna
Pengguna dapat menyampaikan intensinya, misalnya ingin melakukan swap token dengan harga terbaik, tanpa harus menelusuri berbagai platform secara manual, seperti 1inch Fusion, yang menggunakan pendekatan berbasis intensi untuk menemukan rute terbaik bagi pengguna sehingga menghemat waktu dan tenaga.

Mengurangi Biaya Transaksi
Melalui intensi, beberapa transaksi dapat dikonsolidasikan ke dalam satu transaksi yang dioptimalkan sehingga berpotensi mengurangi biaya. Pendekatan ini mirip dengan pembelian grosir, yang akan lebih murah dengan mengelompokkan permintaan atau optimalisasi transaksi berdasarkan kepadatan jaringan sehingga menghemat biaya.

Meningkatkan Privasi dan Keamanan
Dengan menggunakan sistem berbasis intensi, privasi menjadi meningkat karena pengguna cukup memberitahukan tujuan akhirnya tanpa perlu mengungkapkan langkah-langkah secara detail untuk mencapainya. Selain itu, dengan mengandalkan jalur solver yang telah teruji, transaksi pun menjadi lebih aman.

Kelemahan Sistem Berbasis Intensi

Menyeimbangkan Efisiensi dan Privasi
Makin banyak informasi yang dimiliki solver, makin baik pula mereka dalam memenuhi intensi pengguna. Namun, hal ini juga dapat berarti bahwa pengguna menjadi lebih sering mengungkapkan informasi pribadinya sehingga berdampak pada privasi.

Tantangan Teknis
Sistem berbasis intensi merupakan hal yang baru dan kompleks. Sistem ini harus mampu memproses apa yang diinginkan pengguna berdasarkan intensinya dengan tetap menjelajahi lanskap kripto, tempat terjadinya transaksi intensi yang terus berkembang. Untuk membangun sistem yang solid, diperlukan waktu dan pengetahuan yang mendalam.

Kekhawatiran akan Sentralisasi
Jika hanya beberapa pemain besar yang memonopoli pasar solver, hal ini dapat mengarah pada sentralisasi, yang bertentangan dengan etos desentralisasi blockchain dan kripto. Selain itu, konsentrasi kekuatan pada pemain besar ini dapat meningkatkan potensi perilaku jahat.

Kesimpulan — Apakah Layanan Berbasis Intensi Layak Digunakan?

Munculnya desain berbasis intensi menandai pergeseran yang signifikan dalam dunia blockchain dan memperkenalkan pendekatan baru tentang cara pengguna berinteraksi dengan lanskap kripto. Konsep mengungkapkan intensi dan memercayakan detail pelaksanaan kepada solver menawarkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengguna dalam menjelajahi dunia mata uang kripto yang makin kompleks.

Infrastruktur intensi, yang dicontohkan protokol seperti Anoma, menawarkan sederet manfaat yang menjanjikan, termasuk peningkatan pengalaman pengguna dan pengurangan biaya transaksi di antara beberapa manfaat utama lainnya. Pengguna dapat mengemukakan intensinya tanpa harus mempelajari langkah-langkah yang rumit, menyederhanakan proses, dan berpotensi menghemat waktu dan tenaga.

Namun, perlu diketahui adanya berbagai tantangan dan potensi kelemahan pada sistem berbasis intensi. Mencapai keseimbangan yang tepat antara efisiensi solver dan privasi pengguna harus tetap diutamakan. Selain itu, kompleksitas teknis dalam implementasi dan kekhawatiran akan sentralisasi menimbulkan hambatan yang harus dipertimbangkan baik-baik sebelum terjun ke layanan berbasis intensi.

Uji Tuntas dan Lakukan Riset Sendiri

Semua contoh yang tercantum dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Anda tidak boleh menafsirkan informasi tersebut atau materi lainnya sebagai nasihat hukum, perpajakan, investasi, keuangan, keamanan siber, atau nasihat lainnya. Isi yang terkandung di dalamnya bukan merupakan ajakan, rekomendasi, dukungan, atau tawaran dari Crypto.com untuk berinvestasi, membeli, atau menjual koin, token, atau aset kripto lainnya. Keuntungan dari pembelian dan penjualan aset kripto dapat dikenai pajak, termasuk pajak keuntungan modal, di yurisdiksi Anda. Setiap deskripsi produk atau fitur Crypto.com hanya untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan dukungan, undangan, atau ajakan.

Kinerja masa lalu tidak menjamin atau mencerminkan kinerja masa depan. Nilai aset kripto bisa naik atau turun, Anda juga bisa kehilangan semua atau sebagian besar nilai aset yang Anda beli. Ketika menilai aset kripto, Anda hendaknya melakukan riset dan uji tuntas sendiri untuk membuat penilaian terbaik, sebab setiap pembelian menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya.

Tag

Blockchain

Bagikan dengan Teman

Siap untuk memulai perjalanan kripto Anda?

Dapatkan panduan langkah demi langkah untuk mengatur sebuah akun dengan Crypto.com

Dengan mengeklik tombol Memulai, Anda mengakui bahwa telah membaca Pemberitahuan Privasi Crypto.com yang menjelaskan cara kami menggunakan dan melindungi data pribadi Anda.
Mobile phone screen displaying total balance with Crypto.com App

Common Keywords: 

Ethereum / Dogecoin / Dapp / Tokens