DeFAI: DeFi x AI

DeFi mengalami gelombang inovasi baru; salah satu perkembangan yang paling menarik adalah perpaduan antara DeFi dan AI—sering disebut DeFAI. Dalam laporan ini, kami mengamati lanskap DeFAI serta meneliti Griffain dan HeyAnon sebagai studi kasus, keduanya merupakan contoh penting dalam kategori protokol abstraksi.

Rni Defai Kv Feb 2025

Penafian Riset

Penafian Tim Riset dan Wawasan Crypto.com tentang laporan riset

Ringkasan Eksekutif

  • Keuangan terdesentralisasi (DeFi) mengalami gelombang inovasi baru pada 2025; salah satu perkembangan yang paling menarik adalah perpaduan antara DeFi dan kecerdasan buatan (AI)—sering disebut DeFAI.
  • Lanskap DeFAI secara garis besar dapat dikategorikan dalam:
    • Platform Infrastruktur: Pelatihan dan inferensi model, data dan keamanan, serta mekanisme untuk koordinasi dan kolaborasi.
    • Abstraksi (tujuan umum DeFi): Menyederhanakan berbagai aktivitas DeFi menggunakan perintah bahasa alami.
    • Aplikasi Vertikal: Aplikasi khusus DeFi, termasuk optimalisasi imbal hasil dan analisis pasar.
  • Protokol abstraksi saat ini memimpin dalam kap pasar di antara subkategori DeFAI; lima dari 10 pemain DeFAI teratas dalam subkategori ini memegang dominasi pasar gabungan sebesar 46,6%.
  • Griffain dan HeyAnon adalah platform abstraksi AI yang terkenal karena kap pasarnya selalu terdepan.
    • Mesin Agen Griffain memungkinkan agen AI pribadi menjalankan instruksi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, serta agen khusus yang dirancang untuk tugas-tugas tertentu.
    • Agen AI HeyAnon, Gemma, dapat menganalisis pola transaksi dan tujuan pengguna pada masa sebelumnya serta mengkurasi token atau peluang imbal hasil yang relevan. Sistem eksekusinya memungkinkan operasi bersyarat dan berkelanjutan tanpa kehadiran aktif pengguna.
  • SDK Agen AI Crypto.com adalah contoh lain dari platform abstraksi AI, yang memproses bahasa alami dan mengeksekusi instruksi secara langsung, seperti memanggil data rantai (misalnya inkuiri saldo), mengelola dompet (fungsi transfer), dan berinteraksi dengan kontrak pintar dasar (swap).
  • DeFAI masih dalam tahap pengembangan awal; banyak kasus penggunaan dan berbagai proyek baru bermunculan tanpa diferensiasi yang jelas, bahkan fungsi-fungsinya belum banyak diluncurkan. Seiring dengan kemajuan alat AI, DeFi bakal menjadi lebih intuitif, efisien, dan bermakna dengan aplikasi dunia nyata, bukan sekadar menyederhanakan pengalaman pengguna.

1. Pendahuluan

1.1 Apa Itu DeFAI?

Keuangan terdesentralisasi (DeFi) mengalami lonjakan inovasi baru pada 2025; salah satu tren yang paling menarik adalah integrasi DeFi dengan kecerdasan buatan (AI)—khususnya AI agentik—yang dikenal sebagai DeFAI. Kap pasar DeFAI saat ini mencapai U$1,3 miliar, menurut CoinGecko.

AI agentik adalah sistem AI yang dapat membuat keputusan dan memecahkan masalah kompleks secara otonom melalui penalaran canggih dan perencanaan iteratif. Sistem ini dirancang untuk beroperasi secara mandiri dan beradaptasi dengan berbagai tantangan tanpa campur tangan manusia. AI agentik meningkatkan efektivitas DeFi dengan menyediakan otomatisasi cerdas dan kemampuan mengambil keputusan dalam kerangka keuangan terdesentralisasi.

Kemunculan agen AI merupakan penggerak utama DeFAI. Dalam blockchain, agen dapat berinteraksi dengan kontrak pintar dan akun untuk mengelola tugas-tugas yang rumit tanpa campur tangan manusia secara terus-menerus.

AI mentransformasi DeFi dalam tiga cara: abstraksi AI, agen DeFi otonom, dan aplikasi desentralisasi (DApp) berbantuan AI.

Berikut ini beberapa contoh dan kasus penggunaan DeFAI.

  • Mengotomatiskan Strategi Jual-Beli: Bot berbantuan AI menganalisis data pasar real-time, mengeksekusi transaksi, dan memperbaiki strategi berdasarkan pemodelan prediktif.
  • Meningkatkan Manajemen Risiko: Algoritma AI mengevaluasi kondisi pasar dan risiko likuiditas serta memungkinkan pengguna membuat keputusan terinformasi dan mengurangi potensi kerugian finansial.
  • Mengoptimalkan Strategi Imbal Hasil: Analitik berbasis AI mendukung yield farming, penyediaan likuiditas, dan staking, serta memaksimalkan imbal hasil dengan usaha manual seperlunya.
  • Meningkatkan Analisis Pasar: Model AI menyajikan wawasan lebih dalam tentang tren harga, analisis sentimen, dan kinerja token, serta memfasilitasi strategi investasi berbasis data.

2. Lanskap DeFAI

Secara garis besar, lanskap DeFAI dapat dikategorikan sebagai berikut.

  • Platform Horizontal: Infrastruktur untuk pengembangan agen, termasuk penciptaan, pelaksanaan, dan pengelolaan. Platform ini mencakup pelatihan dan inferensi model, data dan keamanan, serta mekanisme untuk koordinasi dan kolaborasi.
  • Abstraksi (tujuan umum DeFi): Proyek dalam kategori ini bertujuan menyederhanakan berbagai kegiatan DeFi dan meningkatkan aksesibilitas pengguna. Abstraksi memungkinkan pengguna menjalankan operasi DeFi menggunakan perintah bahasa alami sehingga mengurangi hambatan, baik bagi pengguna pemula maupun berpengalaman.
  • Aplikasi Vertikal (tujuan khusus DeFi):
    • Optimasi Imbal Hasil: Proyek dalam kategori ini memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan imbal hasil dan alokasi portofolio.
    • Analisis dan Prediksi Pasar: Proyek dalam kategori ini berfokus pada agregasi dan analisis data on-chain serta informasi dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi tren dan peluang DeFi dan token.

3. Studi Kasus

Separuh dari 10 pemain DeFAI teratas berdasarkan kapitalisasi pasar adalah platform abstraksi, termasuk Griffain, HeyAnon, ChainGPT, Spectral, dan SwarmNode.ai, yang secara kolektif menyumbang 46,6% dominasi berdasarkan kap pasar, menurut CoinGecko.

3.1 Studi Kasus — Griffain

Griffain adalah salah satu platform abstraksi AI terbesar yang dibangun di Solana. Platform ini memperkenalkan berbagai macam agen khusus yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi, mengelola dompet, me-minting NFT, dan melakukan sniping token—semuanya melalui perintah bahasa alami yang sederhana. Namun, Griffain saat ini masih dalam tahap akses awal; harus melalui undangan untuk mengaksesnya.

Mesin Agen

Tim Griffain mengadvokasi konsep Mesin Agen, yang dibangun di jaringan agen, juga konsep mesin pencari. Jaringan agen bekerja sama menyelesaikan berbagai tugas; setiap agen memiliki spesialisasi di bidangnya masing-masing (misalnya agen delegasi, agen pencari, agen eksekusi). Mesin pencari memungkinkan pengguna mengetikkan perintah, kemudian menyusun informasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Jaringan agen AI dari Griffain terdiri atas dua jenis.

  • Agen AI Pribadi: Dikendalikan oleh pengguna; memungkinkan instruksi khusus dan pengaturan memori sesuai dengan kebutuhan pribadi.
  • Agen Khusus: Dirancang untuk tugas tertentu, seperti:
    • Agen Airdrop: Menemukan alamat target dan mendistribusikan token kepada pemilik tertentu.
    • Agen Staking: Secara otomatis melakukan staking SOL atau aset lain dalam pul likuiditas untuk yield farming.

Selain itu, Griffain memiliki sistem kolaborasi multiagen yang memungkinkan beberapa agen AI berkolaborasi untuk melakukan berbagai tugas terkait blockchain, yaitu tugas-tugas penting dan kompleks yang memerlukan upaya terkoordinasi, seperti mengelola dompet kripto, menangani transaksi, melakukan snaping dan staking token serta berbagai kegiatan DeFi lainnya.

  • Transaksi DeFi otomatis
    • Mengelola dompet kripto, seperti memeriksa saldo rekening dan melihat riwayat setoran.
    • Menyelesaikan transaksi menggunakan input bahasa alami.
    • Membeli koin meme yang baru diluncurkan di Pump.fun berdasarkan kata kunci atau kondisi tertentu serta melakukan staking token.
    • Staking otomatis dan eksekusi strategi DeFi.
Tangkapan layar Griffain (Sumber: X.com @0xDefiLeo)
  • Aktivitas media sosial:
  • Agen dapat membantu pengguna berinteraksi dengan sistem eksternal seperti media sosial, misalnya mengirim twit atas nama pengguna.
  • Analisis data:
  • Agen dapat mengumpulkan data dari platform utama untuk analisis pasar, seperti mengidentifikasi token menggunakan kata kunci dan mencari pemegang token terbesar.
Tangkapan layar Griffain (Sumber: X.com @0xDefiLeo)

3.2 Studi Kasus — HeyAnon

HeyAnon bertujuan memanfaatkan agen AI untuk membantu pengguna menangani berbagai fungsi DeFi, termasuk eksekusi transaksi, agregasi informasi real-time, manajemen portofolio, dll.

Pendiri HeyAnon, Daniele Sesta, membagikan visinya tentang superapp DeFI yang dapat digunakan untuk menangani semua tindakan, mulai dari pengenalan hingga tugas on-chain yang kompleks dalam satu antarmuka terpadu.

Fitur UtamaKeterangan
Agen personalisasiPersonalisasi: Gemma dari HeyAnon menganalisis pola transaksi dan tujuan pengguna pada masa sebelumnya untuk mengkurasi token atau peluang imbal hasil yang relevan.
Eksekusi Tugas yang Praktis: Sistem HeyAnon memungkinkan operasi bersyarat dan berkelanjutan tanpa kehadiran pengguna, termasuk melakukan rebalancing (penyeimbangan ulang) portofolio, memantau posisi pinjaman, dan membeli token baru.
Eksekusi bahasa alami untuk transaksi DeFiNLP Tingkat Lanjut: Memungkinkan pengguna mengelola operasi DeFi melalui interaksi percakapan.
Agregasi Data Real-Time: Mengumpulkan data dari berbagai platform untuk wawasan yang dapat ditindaklanjuti.
Eksekusi Multiaksi: Mempermudah berbagai proses DeFi yang kompleks dengan prompt tunggal.
Integrasi Protokol: Mendukung berbagai fungsi seperti melakukan bridging, staking, dan meminjam token.
Agregasi data dan pembuatan wawasanSaluran Sosial: Memantau X, Telegram, dan Discord mengenai pengumuman dan perubahan sentimen.
Dokumentasi & Pengembangan: Melacak pembaruan Gitbook dan aktivitas GitHub, termasuk komit dan permintaan tarik.
Pelacakan Harga & Analisis Sentimen: Menawarkan wawasan tentang pergerakan harga dan tren sentimen; membantu pengguna mengorelasikan perilaku pasar dengan sentimen komunitas.

Kerangka Kerja AUTOMATE

Pada bulan Januari, HeyAnon memperkenalkan AUTOMATE, kerangka kerja TypeScript yang memudahkan pengembang mengintegrasikan protokol DeFi baru dengan ekosistem HeyAnon. Kerangka kerja ini memanfaatkan logika deterministik, yaitu panggilan on-chain yang divalidasi berdasarkan skema yang telah ditentukan untuk memastikan akurasi tindakan on-chain. Selain itu, AUTOMATE mendukung otonomi dalam ekosistem HeyAnon dengan fitur-fitur berikut.

  • Eksekusi Berbasis Kondisi: Agen dapat melakukan rebalancing posisi, menukar token, atau menutup transaksi berisiko sekalipun pengguna sedang offline.
  • Prompting Pintar: Pengguna cukup mengatakan “Beli koin X”—agen akan mengecek saldo, mengidentifikasi rantai yang benar, melakukan bridging (jika perlu), dan menyelesaikan pembelian.
  • Pemantauan Peluang Berkelanjutan: Agen DeFAI melakukan pendekatan proaktif untuk mengelola segalanya, apakah secara otomatis membeli token baru yang ditwit oleh influencer atau merotasi kepemilikan berdasarkan kondisi likuiditas.

Sejak Januari, HeyAnon telah mengintegrasikan berbagai protokol ke dalam platform guna memenuhi visi tim untuk menjadi lapisan abstraksi blockchain untuk DeFAI.

3.3 SDK Agen AI Crypto.com

SDK Agen AI Crypto.com bertujuan memberdayakan pengembang dan, pada akhirnya, pengguna akhir untuk berinteraksi dengan blockchain Cronos dan layanan Crypto.com lainnya dengan memanfaatkan alat AI sebagai perantara modern. SDK ini dapat menangani berbagai fungsi on-chain seperti memanggil data rantai (misalnya menanyakan saldo), mengelola dompet (membuat dan mentransfer dana, mendapatkan blok terbaru, mendapatkan transaksi berdasarkan alamat), dan berinteraksi dengan kontrak pintar (melakukan swap token, wrapping zkCRO).

Beberapa fitur penting terbaru antara lain:

  • Mengintegrasikan Mistral Models untuk kueri: Mistral Models mengambil kueri bahasa alami, memetakan ke perintah blockchain melalui DeepSeek, dan mengeksekusi perintah.
  • Mengintegrasikan alur kerja beberapa model bahasa besar (multi-LLM) untuk wawasan dan respons yang lebih kaya, serta dukungan konteks untuk memperlancar percakapan dalam satu langkah. Misalnya, Agen AI Crypto.com mengintegrasikan model Gemini Google untuk berinteraksi dengan blockchain.
  • Crypto.com memperkenalkan Platform Pengembang On-Chain beserta SDK Agen AI. Platform Pengembang On-Chain adalah plugin layanan terkait Cronos yang memungkinkan layanan tersebut terhubung dengan layanan on-chain yang berbeda seperti Cronos Explorer.

Dengan SDK sebagai salah satu blok bangunan, pengembang dapat mengembangkan aplikasi lebih lanjut dengan memanfaatkan AI dan blockchain, termasuk:

Kasus PenggunaanKeterangan
Manajemen Portofolio OtomatisSecara terus-menerus memindai dan menghasilkan wawasan berdasarkan data on-chain dan secara otomatis mengeksekusi transaksi ketika kondisi tertentu terpenuhi.
Alat Analisis dan Pelaporan BlockchainBertindak sebagai chatbot untuk mengubah pertanyaan pengguna (misalnya “Berapa kapitalisasi pasar Ethereum sekarang?”) menjadi kueri blockchain yang dapat ditindaklanjuti serta menghasilkan wawasan berharga tentang tren pasar dan implikasinya.
Manajemen DAOMenerjemahkan proposal tata kelola atau umpan balik komunitas menjadi kontrak pintar yang mengikat, dan agen dapat membantu mengelola eksekusinya.
Monetisasi KontenKreator dapat menggunakan dompet berbantuan agen AI untuk menerima tip dan pembayaran.
Iklan Umum– Menyematkan pembayaran kripto dalam aktivitas berbelanja, layanan perjalanan, langganan, dan banyak lagi.
– Misalnya, agen AI dapat membantu menelusuri toko untuk menemukan diskon dan menginisiasi pembayaran, atau mengeksekusi rencana perjalanan untuk mengelola pemesanan melalui dompet kripto.

4. Simpulan

DeFAI masih dalam tahap pengembangan awal; banyak kasus penggunaan dan proyek baru bermunculan tanpa diferensiasi yang jelas, bahkan fungsi-fungsinya belum banyak diluncurkan.

Seiring dengan makin berkembangnya alat AI, kami berharap DeFAI akan menjadi lebih intuitif, efisien, ramah pengguna, dan otonom. Masa depan DeFAI diharapkan bukan sekadar untuk menyederhanakan kompleksitas atau meningkatkan pengalaman pengguna; alat ini akan berkembang menjadi kekuatan transformatif yang makin relevan dengan aplikasi dunia nyata. Evolusi ini akan mempercepat adopsi DeFi dan membuatnya lebih mudah diakses oleh pengguna baru dan lama.

Masa Lalu (tanpa DeFAI)Masa Depan (dengan DeFAI)
Kompleksitas DeFi– Diperlukan pengetahuan pengguna tentang protokol dan arsitektur yang rumit.
– Tantangan dalam menavigasi dompet dan “bridge” sebelum berpartisipasi dalam DeFi.
– Riset dilakukan dengan mudah melalui kueri dan agen AI.
– Pengaturan awal dompet dan pengalaman bridging sepenuhnya terabstraksi dari proses.
– Eksekusi proses multilangkah dipicu dengan satu prompt bahasa alami.
Manual & Inefisien– Pengguna harus melacak protokol dan peluang baru secara manual.
– Pengguna dituntut mengelola posisi dan portofolionya secara aktif untuk meminimalkan risiko dan kerugian.
– Agen secara otomatis memberi tahu pengguna informasi terkini tentang peluang DeFi dan perdagangan.
– Pengguna dapat menentukan strategi terlebih dahulu dan mengimplementasikannya secara otomatis.
– Penyeimbangan ulang otomatis dan manajemen posisi menyederhanakan manajemen risiko.

Baca laporan lengkap: DeFAI: DeFi X AI

Ingin tahu lebih lanjut? Akses berbagai laporan eksklusif dengan mendaftar sebagai anggota Private, mengikuti Program VIP Crypto.com Exchange, atau mengoleksi NFT Loaded Lions.

Penulis

Tim Riset dan Wawasan Crypto.com


Dapatkan info pasar, DeFi, dan NFT terkini yang dikirim ke kotak masuk Anda:

Jadilah orang pertama yang menyimak wawasan terbaru:

Bagikan ke Teman

Siap memulai perjalanan kripto Anda?

Dapatkan panduan langkah demi langkah untuk menyiapkanakun Crypto.com

Dengan mengeklik tombol Kirim, saya menyatakan telah membaca Pemberitahuan Privasi Crypto.com tempat kami menjelaskan cara kami menggunakan dan melindungi data pribadi Anda.